Sharing Makalah dan Artikel Ringan

Mohammed Arkoun : Islam Kontemporer Menuju Dialog Antar Agama

Resensi Buku Islam Kontemporer Menuju Dialog Antar Agama
oleh: +Muhammad Mufid 
Penulis
Muhammed Arkoun
Judul
Islam Kontemporer: Menuju Dialog Antar Agama
Judul Asli
Rethinking Islam Today
Penerjemah
Ruslani
Penyunting
Kamdani
Penerbit
Pustaka Pelajar
Halaman
xli + 197
ISBN
979-9289-75-0
Cetakan I
Juni 2011

Biografi dan Riwayat Pendidikan
Mohammed Arkoun dilahirkan pada tanggal 1 Februari 1928 di Tourirt-Mimount di daerah Kabilia daerah berpenduduk Berber di sebelah timur Aljir. Keadaan seperti itulah yang memaksa dirinya sejak kecil berhadapan dengan tiga bahasa: Kabilia, Arab dan Perancis. 
Pendidikan Arkoun dimulai dari sekolah dasar di desa asalnya yang dilanjutkan dengan sekolah menengah di kota pelabuhan Oran. Tahun 1950-1954 dia belajar bahsa dan sastra Arab di Universitas Aljir. Kemudian, di tengah situasi perang pembebasan Aljazair dari Perancis dia mendaftarkan diri sebagai mahasiswa di Paris dengan mengambil study tentang bahasa dan sastra Arab serta pemikiran Islam. Sejak saat itu Arkoun menetap di perancis, dan pada tahun 1961 dia diangkat menjadi dosen Universitas Sorbonne di Paris. Selanjutnya Arkoun memperoleh gelar Doktor Sastra dengan disertasi tentang Humanisme dalam Pemikiran Etis Miskawaih, seorang pemikir Muslim Persia.

Karya-karya Muhammed Arkoun
Dalam perjalanan hidupnya banyak sekali karya-karya yang diterbitkan, dan kebanyakan karyanya berbahasa Perancis. Karena dalam pengakuannya Arkoun mengaku menemukan banyak masalah dalam mengungkapkan pemikirannya ke dalam bahasa Arab. Tetapi masalah yang dirasakan oleh Arkoun justru dapat dipecahkan oleh Hashim Shalih, salah seorang murid Arkoun di Universitas Sorbonne Paris yang bertugaditugaskan Arkoun untuk mengalihbahasakan karyanya dalam bahasa Arab. Berikut karya-karya Arkoun yang paling penting dan diterjemahkan oleh Hashim Shalih:
  • Aina Huwa al-Fikr al-Islami (1993)
  • Arab Thought (1998)
  • Al-Fikr al-Islami: Naqd wa Ijtihad (1990)
  • Al-Fikr al-Islalmi: Qira’ah Ilmiyahi (1987) 
  • Al-Islam: Al-Akhlaq wa al-siyasah (1983)
Outline Buku
Buku ini terdiri dari tiga bagian yang memuat beberapa pemikiran dan pandangan Arkoun tentang Islam, berikut penjelasan mengenai bagian-bagian itu:
Bagian 1 : Pemikiran Islam Kontemporer
  • Membangun Kembali Pemikiran Islam Kontemporer
  • Menguraikan Masa Lalu Untuk Mempersiapkan Masa Depan
Bagian 2 : Masyarakat Kitab
  • Gagasan Tentang Wahyu : Dari Ahl al-Kitab sampai Masyarakat kitab
Bagian 3 : Dialog Antar Agama
  • Hubungan Islam Kristen
  • Perspektif Baru Dialog Yahudi-Kristen-Muslim
Pada bagian pertama, Arkoun menjelaskan akan pentingnya linguistik dan semiotika dalam memikirkan kembali status kognitif wacana Islam. Ditambah pernyataan Arkoun bahwa dia mendukung pendekatan historis, karena dengan hal itu dia memasukkan studi tentang pengetahuan mistis sebagai wujud yang tidak terbatas pada mentalitas arkaik primitif. Arkoun juga menjelaskan tentang perlunya epistemologi baru bagi studi perbandingan kebudayaan.
Pada bagian itu pula Arkoun membahas beberapa pandangan dia yang telah dikembangkan dalam esai yang dihimpun dalam Critique de lai Raison Islamique, yang di dalamnya membahas enam masalah berikut:
  1. Alat-alat untuk pemikiran baru.
  2. Mode-mode Pemikiran.
  3. Dari yang tak terpikirkan ke yang terpikirkan.
  4. Masyarakat kitab.
  5. Strategi dekonstruksi.
  6. Wahyu dan sejarah.
Semua hal diatas dijelaskan dengan detail oleh Arkoun dalam bukunya ini. Pada sub bab kedua Arkoun memaparkan pentingnya menguraikan sejarah masa lalu untuk mempersiapkan masa depan dengan mengambil contoh menariknya historisitas Eropa daripada Barat.
Cukup banyak pemikiran-pemikiran Arkoun tentang hal lainnya, di buku ini juga dijelaskan konsep tentang Wahyu dan  Al-Qur’an dan pandangan Arkoun sendiri tentang pentingnya dialog antar agama.

Metode dan Pendekatan 
Dari analisa pembaca mengenai buku Arkoun yang berjudul Islam Kontemporer: Menuju Dialog Antar Agama disimpulkan beberapa pendekatan dan metode yang dia gunakan.
Pendekatan : Historis 
Metode    : Hermeneutika dan Antropologi

Pokok Pemikiran
Dari buku tersebut dapat diambil pokok pemikiran dari seorang Mohammed Arkoun, diantara yang paling utama dalam pembahasan Arkoun adalah Dekonstruksi Sejarah dimana menurutnya dengan melihat masa lalu maka kita bisa membangun masa depan yang lebih baik. 

Pendapat Tentang Tokoh
Dengan semua yang didapat dalam buku tersebut penulis mengambil keputusan bahwa Arkoun melakukan Study Islam dengan menggunakan metode dan pendekatan yang jelas. Dengan mengcompare beberapa metode beliau menjelaskan apa yang ada dibenaknya dengan jelas dan kritis.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Mohammed Arkoun : Islam Kontemporer Menuju Dialog Antar Agama

0 komentar:

Post a Comment